Siapa yang Cocok Menggunakan SAS?

AS memang dikenal sebagai platform analitik dan AI kelas enterprise, tapi tidak semua perusahaan mendapat manfaat yang sama besarnya dari solusi ini. Supaya investasi pada teknologi analitik benar-benar tepat sasaran, penting untuk memahami dulu segmentasi industri dan skala perusahaan seperti apa yang paling cocok menggunakan SAS.

Segmentasi Berdasarkan Industri

Perbankan

Perbankan adalah salah satu sektor yang paling diuntungkan dari SAS, terutama untuk kebutuhan manajemen risiko kredit, deteksi fraud, dan kepatuhan terhadap regulasi seperti IFRS 9 dan Basel. Volume transaksi yang besar dan tuntutan pengawasan regulator yang ketat membuat bank membutuhkan platform yang bisa memantau risiko dan kecurangan secara real-time.

Asuransi

Perusahaan asuransi memanfaatkan SAS terutama untuk deteksi klaim fraud dan analisis risiko underwriting. Sebuah perusahaan asuransi pernah mencatat peningkatan akurasi deteksi fraud yang signifikan setelah mengimplementasikan solusi analitik SAS, membantu mereka mengurangi kebocoran akibat klaim yang tidak sah.

Kesehatan

Di sektor kesehatan, SAS digunakan untuk menganalisis data pasien dan mengoptimalkan operasional rumah sakit, mulai dari efisiensi alokasi sumber daya medis hingga analisis tren kesehatan populasi.

Manufaktur

Perusahaan manufaktur global pernah melaporkan peningkatan efisiensi peralatan produksi yang terukur berkat penerapan analitik SAS, menunjukkan bahwa manfaat platform ini tidak terbatas pada sektor jasa keuangan saja.

Ritel

Di sektor ritel, kemampuan analitik SAS membantu perusahaan memahami pola belanja pelanggan dan menyusun strategi pemasaran maupun manajemen stok yang lebih tepat sasaran berdasarkan data historis.

Segmentasi Berdasarkan Skala Perusahaan

SAS dirancang sebagai platform kelas enterprise, sehingga manfaatnya akan terasa paling optimal pada:

  • Perusahaan besar dan enterprise, dengan volume data dan transaksi tinggi yang membutuhkan skalabilitas serius
  • Institusi yang diatur ketat (regulated industries), seperti bank, asuransi, dan lembaga keuangan lain yang wajib memenuhi standar pelaporan tertentu
  • Perusahaan dengan tim data yang sudah mulai matang, namun membutuhkan platform yang bisa mendukung governance AI dan kepatuhan tanpa harus membangun semuanya dari nol

Bagi perusahaan kecil atau menengah dengan kebutuhan analitik yang masih sederhana dan belum terikat regulasi ketat, solusi yang lebih ringan seperti tools open-source atau software BI standar bisa menjadi titik awal yang lebih sesuai anggaran.

Fokus Mitra Mandiri Informatika: Sektor Jasa Keuangan Indonesia

PT Mitra Mandiri Informatika (MMI), sebagai SAS Strategic Partner di Indonesia, secara khusus berfokus melayani sektor jasa keuangan lewat empat lini solusi:

  • FRAML, untuk deteksi fraud dan anti pencucian uang
  • IBSM, mencakup IFRS 9, IFRS 17, ALM, dan Basel untuk manajemen risiko dan kepatuhan
  • ICOFR, untuk penguatan kontrol internal atas pelaporan keuangan
  • Data & AI, lewat SAS Viya dan Analytics Pro, untuk kebutuhan analitik data dan AI secara umum

Kombinasi fokus ini membuat MMI paling relevan bagi bank, perusahaan asuransi, dan lembaga jasa keuangan lain di Indonesia yang ingin mengimplementasikan SAS sesuai konteks regulasi lokal.


Ingin tahu apakah SAS cocok untuk kebutuhan spesifik perusahaan Anda? [Diskusikan dengan tim MMI DI SINI.]