Kunjungan Strategis SVP Global Channels SAS, John Carey, ke MMI Jakarta: Dorong Inovasi AI Berbasis Human-in-the-Loop

JAKARTA, 27 JULI 2026 — PT Mitra Mandiri Informatika (MMI) menerima kunjungan kehormatan dari Senior Vice President, Global Channels SAS, John Carey, di kantor pusat MMI, Jakarta, pada Senin (27/7). Kunjungan ini menandai komitmen kuat SAS dalam mempererat kemitraan strategis dengan MMI sebagai salah satu mitra kunci di Indonesia, sekaligus menegaskan pentingnya peran Artificial Intelligence (AI) dan solusi analitik terdepan dalam menghadapi dinamika pasar mendatang.

Dalam pidato pembukaannya, John Carey menyampaikan rasa antusiasnya terhadap potensi pertumbuhan teknologi di Indonesia. Ia menekankan bahwa prioritas utamanya sejak bergabung dengan SAS adalah memperkuat jaringan kemitraan global guna mengoptimalkan penyampaian nilai (value) kepada para pelanggan.

“Indonesia adalah pasar yang sangat krusial bagi kami, di mana eksekusi strategi SAS dilakukan melalui mitra bernilai seperti MMI. Fokus utama yang diusung MMI adalah menghadirkan nilai nyata bagi nasabah (customer value), dan itulah kunci keberhasilan bersama,” ujar John Carey di hadapan jajaran manajemen dan tim MMI.

Keunggulan SAS Viya dan Transparansi Keputusan Analitik

John Carey menggarisbawahi pentingnya memahami pembaruan platform SAS Viya sebagai identitas dan arah masa depan SAS. Menurutnya, keunggulan utama SAS terletak pada transparansi dan keandalan sistemnya (auditable outcome).

“Hal yang saya sukai dari SAS adalah ketersediaan wadah yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan (auditable), di mana kita bisa melihat seluruh aturan, memahami bagaimana sebuah keputusan dibuat, hingga melacak titik temu yang menentukan pilihan keputusan A dibanding keputusan B,” ungkapnya.

Selain kepemimpinan teknologi di platform Viya, Carey mengimbau agar tim MMI terus memperkuat penguasaan pada portofolio solusi sektor keuangan dan perbankan, seperti Anti-Money Laundering (AML), Asset Liability Management (ALM) untuk asuransi, pemenuhan standar IFRS 9 dan IFRS 17, hingga Intelligent Decisioning.

Era AI & Agentic AI: “People Will Matter”

Menanggapi tren Agentic AI dan kecerdasan buatan yang kian masif, Carey mengutip pertanyaan kunci dari Chief Technology Officer (CTO) SAS, Bryan Harris: “Apakah peran manusia masih berarti di era AI?”

John Carey menegaskan bahwa pandangan SAS sangat jelas terkait hal ini:

“Jawabannya adalah Ya. Manusia akan tetap berarti, manusia sangat berarti, dan manusia harus tetap memegang peranan utama (People will matter, people do matter, and people must matter). Kami sangat mempercayai pendekatan Human-in-the-Loop AI untuk mencapai hasil yang ideal.”

Memperkuat Sinergi Bersama MMI

Mengakhiri sambutannya, John Carey menyampaikan apresiasi mendalam atas komitmen dan dedikasi MMI sebagai mitra strategis SAS di Indonesia. Kunjungan ini diakhiri dengan penyerahan cenderamata (token of appreciation) dari manajemen MMI kepada John Carey sebagai simbol keharmonisan dan kolaborasi yang erat antara kedua perusahaan.

Melalui sinergi yang terus berlanjut ini, MMI dan SAS berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi analitik berkelanjutan, mempermudah transformasi digital, serta memberikan nilai tambah maksimal bagi para pelanggan di berbagai sektor industri di Indonesia.